Assalamualaikum

selamat datang di blog saya Fanny :)
jangan segan-segan untuk mampir di blog saya yaa ;) dan jangan lupa di follow @panoooooy. fb: Fanny Mahardika.

Minggu, 28 September 2014

jenis-jenis paragraf. paragraf generalisasi dan lain-lain

BUAT KALIAN YANG KELAS 12 SMA PASTI ADA TUGAS SEPERTI DIBAWAH INI ;) NIH AKU SHARE KARENA INI TERMASUK TUGAS AKU JUGA :) 

SEMOGA BERMANFAAT YA :)



1.  Paragraf Generalisasi
Paragraf generalisasi adalah paragraf yang isinya berupa menarik kesimpulan terhadap data yang sesuai dengan fakta atau kejadian yang sebenarnya.
Paragraf generalisasi ini merupakan salah satu dari paragraf induktif dimana paragraf induktif ini disusun mengikuti pola induktif.Paragraf ini disusun dengan cara menguraikan beberapa kalimat penjelas yang berupa fakta,bukti, contoh, atau ilustrasi sebagai data empiris yang bersifat khusus pada awal paragraf dan diakhiri dengan kalimat utama sebagai kesimpulan yang bersifat khusus. Paragraf generalisasi ini disusun dengan cara menyajikan beberapa kalimat penjelas sebagai alasan bersifat khusus untuk diambil sebuah kesimpulan bersifat umum pada akhir paragraf sebagai kalimat utama.
Contoh Paragraf Generalisasi adalah sebagai berikut :
"Semester tahun kali ini lebih sulit. Sebelumnya, mata kuliah yang di ajarkan dosen hanya berupa basic saja sebagai permulaan dalam belajar. Di samping itu, Proses belajar mengajar di kampus sekarang ini lebih ketat. Ditambah lagi banyak tugas - tugas yang harus diselesaikan serta tidak lupa juga semester kali ini mahasiswa di tuntut wajib menyelesaikan Penulisan ilmiah.Oleh karena itu, tidak mengherankan semester kali ini harus mahasiswa harus lebih pintar dalam membagi waktu antara kuliah dan urusan pribadi"
2.  Paragraf Analogi
Paragraf Analogi adalah penalaran dengan cara membandingkan dua hal yang banyak menandung persamaan. Dengan kesamaan tersebut dapatlah ditarik kesimpulannya. Paragraf analogi ini merupakan bagian paragraf induktif.
Contoh Paragraf Analogi adalah sebagai berikut :
"Seseorang yang menuntut ilmu sama halnya dengan mendaki gunung. Sewaktu mendaki, ada saja rintangan seperti jalan yang membuat seseorang terjatuh. Adapula semak belukar yang sukar dilalui. Dapatkah seseorang melaluinya?. Begitu pula menuntut ilmu, seseorang akan mengalami rintangan seperti kesulitan memahami pelajaran,kesulitan ekonomi, dan lain sebagainya. Apakah seseorang sanggup melaluinya?. Jadi menuntut ilmu sama halnya dengan mendaki gunung untuk mencapai puncaknya."
3.  Paragraf Sebab Akibat
Paragraf Sebab Akibat adalah paragraf yang pernyataan menjadi sebab didahulukan kemudian diikuti akibat yang ditimbulkannya. Paragraf sebab akibat ini dikembangakn dengan proses berfikir kausatif. Proses berfikir ini menyatakan bahwa suatu sebab akan emnimbulkan akibat. Sebab menjadi ide pokok dan akibat menjadi ide penjelas. Hubungan sebab akibat ini dapat dibagi menjadi beberapa macam, yaitu: satu sebab menimbulkan satu akibat, satu sebab menimbulkan banyak akibat, serta sebab akibat berantai.
Contoh Paragraf Sebab Akibat adalah sebagai berikut :
"Banjir tahunan yang terjadi di ibukota Jakarta merupakan ulah atau akibat para penduduknya sendiri yang tidak memperhatikan lingkungan sekitarnya dengan cara membuang sampah sembarangan di sungai yang notabennya adalah penyalur air hujan kelaut, karna air hujan tersebut tersumbat oleh tumpukan - tumpukan sampah pembuangan maka air hujan tidak mengalir dengan semestinya akibat kebiasaan yang sering dilakukan oleh hampir semua warga jakarta dan tidak hanya itu saja pemerintah ibukota juga tidak menerapkan atau minimal membuat daerah - daerah resapan air karna yang saya tahu kebanyakan wilayah di ibukota sudah padat dengan gedung - gedung,jalan beton dan jarang terdapat wilayah resapan air yang bisa mengurangi volume air apabila turun hujan yang terus menerus mengguyur ibukota"
4.  Paragraf Akibat Sebab
Paragraf akibat sebab merupakan kebalikan dari paragraf sebab akibat. Bila kalimat awal pada paragraf sebab akibat adalah mengemukakan penyebab terjadinya akibat di kalimat penjelas, maka pada paragraf akibat sebab, sebab merupakan kalimat penjelas dan akibat berada pada awal paragraf.
 Contoh Paragraf Akibat Sebab adalah sebagai berikut :
" Bencana banjir banyak terjadi dimana-mana sekarang. Bencana banjir tidak hanya melanda daerah dataran rendah yang memang sudah menjadi langganan banjir, namun beberapa daerah di dataran tinggi juga dilanda musibah banjir. Kira-kira 20 tahun yang lalu, Bandung termasuk wilayah yang ebas banjir. Namun apa yang terjadi sekarang? setiap musim hujan tiba dan terjadi hujan deras dalam beberapa jam, sudah bisa dipastikan banyak wilayah di Bandung yang tergenang banjir. Begitu juga dengan beberapa wilayah di Sulawesi yang akhir-akhir ini dilanda banjir bandang. Padahal Sulawesi termasuk wilayah dengan jumlah hutan yang tidak bisa dibilang sedikit. Pembalakan hutan secara liar, pembangunan wilayah yang tidak memperhatikan sistem drainase merupakan dua penyebab utama bencana banjir yang banyak terjadi belakangan ini "